GIZIMU

Penelusuran Referensi Pangan dan Gizi

Kebutuhan Gizi Anak Umur 8-12 Bulan


Pada postingan sebelumnya kami sudah menjelaskan tentang kebutuhan gizi anak umur 6-8 bulan. Pada bagian ini kami akan menjelaskan tentang kebutuhan gizi anak umur 8-12 bulan.

Pada tahapan usia ini ASI masih terus diberikan sekehendak bayi atau sebanyak mungkin, meskipun kualitas ASI sudah mulai mengalami penurunan. Pemberian makanan secara bertahap sangat penting untuk anak. Jika seorang anak gagal melalui proses ini, pada usia selanjutnya anak akan mengalami kesulitan makan.

Jumlah pemberian MP-ASI harus mencukupi dengan kualitas zat gizi yang harus baik dan seimbang. Bila kebutuhan zat gizi anak tidak terpenuhi, anak akan kekurangan zat gizi. Akibatnya, anak mengalami gagal tumbuh. Bila kondisi ini terus terakumulasi akan mengakibatkan pertumbuhan terhambat dan bayi menjadi pendek.

Hasil penelitian Shrimpton dkk (2001) menunjukkan bahwa anak mengalami penurunan berat badan dan tinggi badan dimulai pada umur 3 bulan sampai umur 12 bulan (berat badan) dan 18 bulan (tinggi badan), jika anak tidak mendapatkan ASI yang optimal saat umur 0-6 bulan serta MP-ASI yang tepat (Jumlah, jenis, frekuensi dan kualitas) maka penurunan berat badan akan sangat drastis dan sifatnya tidak bisa kembali ke kondisi semula (irreversible).

BERAT BADAN IDEAL ANAK

Untuk mengetahui berat badan ideal anak umur 8-12 bulan, anda bisa menggunakan rumus berikut : {Umur anak (bulan)/2} + 4, contoh jika anak anda berumur 9 bulan, maka berat badan idealnya adalah (9/2)+4 = 8.5 kg, atau berat badan minimal sekitar 7.7 kg dan maksimal sekitar 9.4 kg.

Jika anda memiliki Kartu Menuju Sehat (KMS), pada bagian bawah KMS tercantum Kenaikan Berat Badan Minimal (KBM) setiap bulan. Kenaikan BERAT BADAN anak umur 8 ke 9 bulan, 9 ke 10 bulan masing-masing MINIMAL = 0.3 kg. Untuk umur 10 ke 11 bulan, 11 ke 12 bulan masing-masing MINIMAL = 0.2 kg

KEBUTUHAN GIZI

Kebutuhan gizi untuk anak usia 8-12 bulan berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) untuk orang Indonesia tahun 2004 antara lain : Energi=650 kkal, Protein=16 gram, Vitamin A= 400 retinol equivalent (RE), Folat=80 mikrogram, Kalsium=400 mg, Zat Besi=10 mg, Yodium=120 mikrogram dan Zat Seng=7.5 mg.

Perlu anda ketahui bahwa untuk anak usia 8-12 bulan, MP-ASI dan ASI memiliki kontirbusi yang sama terhadap kebutuhan energi anak, yaitu masing-masing 50%, dengan kata lain, jika kebutuhan energi anak 650 kkal, maka anak membutuhkan energi sebesar masing-masing 325 kkal dari ASI dan MP-ASI.

JENIS MAKANAN ANAK USIA 8-12 BULAN

Bentuk makanan untuk anak pada usia ini adalah lunak dan semi padat, berikut beberapa jenis makanan yang bisa menjadi pilihan buat anda antara lain :

Anak umur 8-9 bulan

Dapat diberikan bubur biasa dengan jumlah pemberian minimal 8 (delapan) sendok makan untuk sekali makan. Kandungan gizi bubur ini sedikit demi sedikit ditambah dengan zat lemak seperti santan dan minyak. Bahan makanan ini dapat menambah energi, disamping memberikan rasa gurih, juga meningkatkan penyerapan vitamin A, D, E dan K.

Variasikan juga rasa makanan seperti rasa manis, asin, dan gurih, serta sedikit asam sehingga anak terlatih mengecap berbagai rasa. Perkenalkan juga dengan makanan selingan seperti bubur kacang hijau, puding dari susudan buah atau biskuit, dan lain-lain. Untuk protein hewani, selain daging ayam, dapat pula diperkenalkan daging sapi, lalu ikan dan terakhir telur.

Perkenalkan aneka jenis makanan tersebut di atas secara bergantia, dengan pengenalan aneka ragam makanan, kelak si kecil dapat terhindar dari kesulitan makan di usia selanjutnya, seperti pilih-pilih makanan atau hanya mau makan dengan menu favoritnya saja.

Anak umur 10-12 bulan

Pada usia ini, anak sudah diperkenalkan makanan keluarga, sehingga di usia 12 bulan sudah dapat makan bersama keluarga. Pada tahap awal, anak dapat mengonsumsi nasi lembek, lalu perlahan-lahan ditingkatkan hingga akhirnya mendekati kepadatan makanan keluarga.

Makanan selingan yang bergizi dapat diberikan seperti bubur kacang hijau, biskuit, pepaya atau jeruk dan pisang.

POLA MAKAN DAN CONTOH HIDANGAN

Berikut kami sajikan contoh pola makan dan hidangan untuk anak usia 8-12 bulan, tentu saja uraian berikut hanya sebuah contoh dan sangat tergantung pada ketersediaan jenis makanan yang terdapat di daerah anda serta tingkat penerimaan makanan oleh anak.

*) Tidak harus susu formula, sebaiknya anda menggunakan ASI anda yang sebelumnya andah perah lalu tambahkan kedalam tepung untuk membuat bubur susu.

**) Total energi tersebut diatas diperoleh dari 449 kkal dari MP-ASI dan 451 kkal dari ASI, meskipun kebutuhan yang seharusnya masing-masing hanya 325 kkal.

Keterangan:

  • Nasi 1 porsi = ¾ gls = 100 gram = 175 kkal
  • Sayur 1 porsi = 1 gls = 100 gram = 25 kkal
  • Buah 1 porsi = 1-2 buah = 50-190 gram = 50 kkal
  • Tempe 1 porsi = 2 ptg sdg = 50 gram = 75 kkal
  • Daging 1 porsi = 1 ptg sdg = 35 gram = 75 kkal
  • Minyak 1 porsi = 1 sdt = 5 gram = 50 kkal
  • Gula 1 porsi = 1 sdm = 13 gram = 50 kkal
  • Susu bubuk (tanpa lemak) 1 porsi = 4 sdm = 20 gram = 75 kkal (susu ini anda bisa ganti dengan ASI)

TIPS PEMBERIAN MP-ASI

  • Buatlah makanan dari bahan-bahan segar yang bebas pestisida (sayur/buah) dan pengawet/formalin (ikan/ayam) serta zat-zat kimia lainnya yang berbahaya bagi kesehatan
  • Hindari penggunaan MSG (bumbu penyedap). Pengenalan rasa gurih dapat dilakukan dengan menggunakan keju atau kaldu (ayam/daging/ikan)
  • Jangan terlalu banyak memberikan gula dan garam karena dengan bertambahnya usia anak akan meningkatkan asupannya
  • Variasikan makanan, baik dari pilihan bahan maupun penyajian. Kombinasikan pula lauk-pauknya secara bervariasi, sehingga terasa enak dan menggugah selera anak serta menghindari anak dari kebosanan
  • Perhatikan kebersihan dalam pengolahan dan penyajian makanan.
  • Beri anak makanan sesuai jumlah kebutuhan energinya agar tidak terjadi kegemukan ataupun kekurangan gizi
  • Tandai jenis makanan yang menyebabkan alergi, bila ditemui masalah seperti alergi, intoleransi dan lain-lain, konsultasikan ke dokter.
  • Jika makanan anak tidak habis, jangan disimpan untuk diberikan kembali, karena makanan itu telah terkontaminasi dengan air ludah.
  • Jika makanan anak belum dimakan, taruh di dalam wadah yang bersih dan tertutup rapat, simpan di lemari es. Bila hendak makan, hangatkan dengan merendamnya dalam wadah berisi air hangat.
  • Pemberian makanan cemilan hharus dibatasi karena mengganggu nafsu makan anak di waktu makan siang atau malam hari
  • Tidak memberikanmakanan dalam bentuk butiran keras karena bisa membuat anak tersedak, misal, kacang-kacangan, buah berbiji seperti anggur.

Semoga bermanfaat, Salam Gizi

 

Sumber :

DEDEH KURNIASIH, HILMAN HILMANSYAH, MARFUAH PANJI ASTUTI & SAEFUL IMAM (2010), Sehat & Bugar Berkat Gizi Seimbang. PT. Penerbitan Sarana Bobo, Jakarta.

SHRIMPTON, R., VICTORA, C. G., ONIS, M. D., LIMA, R. C., BLOSSNER, M. & CLUGSTON, G. (2001) Worldwide Timing of Growth Faltering: Implications for Nutritional Interventions. PEDIATRICS, Vol. 107.

 

 

One comment on “Kebutuhan Gizi Anak Umur 8-12 Bulan

  1. sugar daddy in Los Angeles
    26 November 2011

    My brother recommended I may like this blog. He was once entirely right. This publish truly made my day. You can not consider just how much time I had spent for this info! Thanks!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 23 November 2011 by in Balita, Gizi Daur and tagged , .

LINK KE SIGIZI

%d bloggers like this: