GIZIMU

Penelusuran Referensi Pangan dan Gizi

ODHA-Pengertian


Acquired immune deficiency syndrome atau acquired immunodeficiency syndrome (aids) merupakan sekelompok kondisi medis yang menunjukkan lemahnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh human immunodeficiency virus (HIV).

Virus ini mengganggu sistem immune seseorang sehingga membuat  orang dengan aids lebih mungkin untuk mendapatkan infeksi, termasuk infeksi oportunistik dan tumor  yang tidak memiliki hubungan sama sekali dengan sistem kekebalan tubuh manusia.

Proses penularan HIV melalui banyak cara seperti hubungan seks anal, vagina atau oral sex, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, pertukaran antara ibu dan bayi selama kehamilan, melahirkan, dan menyusui (khusus untuk menyusui kami akan bahas tersendiri pada tulisan yang lain). Penularan tersebut melalui kontak selaput lendir atau aliran darah dengan cairan tubuh yang memiliki virus di dalamnya, seperti darah, air mani, cairan vagina, cairan preseminal, atau ASI dari orang yang terinfeksi. Jadi, berjabat tangan, bercakap-cakap, makan bersama, menggunakan alat makan yang sama tidak akan menularkan virus ini, lalau mengapa mereka harus kita kucilkan.

Saudara-saudara kita yang terinfeksi oleh HIV/Aids biasa disebut dengan istilah ODHA, Orang yang hidup Dengan HIV/aids. Penulisan kata aids pada tulisan ini sengaja kami buat dengan HURUF KECIL dengan tujuan untuk menghindari kesan menakutkan dari penyakit ini dan mendudukan posisinya setara dengan penyakit-penyakit lainnya seperti disentri, diare, dll. Meskipun pada beberapa penerbitan masih menggunakan HURUF KAPITAL, It’s doesn’t matter.

Infeksi oportunistik sangat umum kita jumpai pada ODHA,  Infeksi ini mempengaruhi hampir semua sistem organ tubuh. ODHA juga memiliki peningkatan risiko mengalami berbagai jenis kanker seperti kanker serviks, Kaposi’s sarcoma dan kanker sistem kekebalan yang disebut lymphomas. Selain itu, ODHA seringkali memiliki gejala infeksi sistemik seperti demam, berkeringat (terutama pada malam hari), pembengkakan kelenjar, kedinginan, kelemahan/keletihan, gangguan nafsu makan, dan penurunan berat badan. Kondisi tersebut sanat tergantung pada  wilayah geografis tempat hidup pasien.

Berdasarkan kondisi tersebut di atas, maka seorang ahli gizi harus memahami bagaimana cara penanganan ODHA secara bijak, baik bagi mereka yang rawat inap, maupun rawat jalan. Beberapa topik konseling yang harus dipahami oleh ahli gizi antara lain :

  1. Gizi Seimbang pada ODHA
  2. Tips untuk Meningkatkan Berat Badan
  3. Apa yang Harus ODHA Lakukan Ketika Diare?
  4. Mempertahankan Berat Badan Ketika Selera Makan ODHA Memburuk
  5. Mengatasi Mual dan Muntah pada ODHA
  6. Cara Mengatasi Gangguan Pada Mulut ODHA
  7. Membiasakan Buang Air Besar Secara Teratur
  8. Kiat Cerdas Mengurangi Kembung dan Rasa Panas di Dada
  9. Menjaga Kebersihan Makanan
  10. Cara Cerdas Memiliki Pola Makan Sehat dan Berhemat
  11. Ide-ide Sederhana Makanan dan Camilan Bergizi

Materi-materi tersebut akan kami uraikan secara betahap pada website ini.

Semoga bermanfaat, Salam Gizi.

Referensi : AIDS, http://en.wikipedia.org/wiki/AIDS, Akses tanggal 28 Nopember 2011

3 comments on “ODHA-Pengertian

  1. budi
    28 November 2011

    Ditunggu kelanjutannya OK.

  2. Pingback: ODHA-Meningkatkan Berat Badan pada ODHA «

  3. Morris Potts
    1 December 2011

    Add this to your strategy now: SEOPressor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 28 November 2011 by in ODHA and tagged , , , , .

LINK KE SIGIZI

%d bloggers like this: