GIZIMU

Penelusuran Referensi Pangan dan Gizi

ODHA-Bijak menangani Diare pada ODHA


Diare juga merupakan salah satu kondisi yang sangat umum dijumpai pada ODHA, penyebab diare pada ODHA antara lain :

  1. infeksi kuman, mudah terjadi bila daya tahan tubuh sangat menurun terutama jika kebersihan makanan dan minuman tidak terjaga dengan baik. Infeksi dapat disebabkan oleh bakteri, virus, jamur atau parasit seperti Cryptosporidium, Microsporidium
  2. efek samping dari ARV (biasanya Protease Inhibitor) seperti nelfinavir, ritonavir, saquinavir, Kaletra
  3. pemakaian antibiotik untuk membunuh bakteri “baik” dalam perut dan usus
  4. gangguan mencernakan produk susu (intoleransi laktosa)
  5. stress atau kecemasan

 Apa yang dimaksud dengan diare?

Diare atau biasa juga disebut dengan istilah mencret adalah buang air besar yang cair lebih dari 3 kali per hari yang bisa menyebabkan terjadinya kehilangan cairan dan mineral di dalam tubuh.

Mungkin bisa disertai gejala lain seperti sakit perut, mual, muntah dan demam. Pada kasus yang berat, diare menyebabkan dehidrasi, buruknya penyerapan makanan dan kurang gizi.

Apa yang harus anda lakukan ketika diare?

  • Minum cairan sebanyak mungkin untuk mengganti cairan yang hilang. Targetnya adalah lebih dari  2 liter/hari.
  • Cairan tersebut bisa berupa air matang* dengan oralit, air matang saja, air tajin, teh encer, air kelapa, sirup encer atau jus buah atau sirup yang diencerkan. Dapat pula dicoba daun jambu yang di blender.
  •  Jika anda tidak punya oralit maka bisa menggantinya dengan salah satu cara yaitu : Larutan gula garam: campurkan ½ sendok teh garam dan 8 sendok teh gula pasir ke dalam 1 liter air putih matang. ATAU Larutan sereal: tambahkan ½ sendok  teh garam dan 8 sendok tepung beras atau maizena ke dalam 1 liter air putih masak. Didihkan 5-7 menit sampai seperti bubur encer. Dinginkan cairan dengan cepat.
  • Minum 1 gelas dari salah satu cairan diatas setiap kali muntah atau berak.

*anda dapat mengganti air matang dengan air dalam kemasan botol.

Apa yang harus anda makan ketika diare?

Makan dengan porsi kecil tapi sering sepanjang hari (contoh setiap 3-4 jam), makanlah:

  • makanan kaya akan protein pada setiap waktu makan seperti telur, ikan, tempe atau daging yang tidak berlemak.
  • makanan yang lunak seperti bubur ayam, bubur manado, nasi putih, nagasari atau agar-agar.
  • buah dan sayuran  lunak seperti  pisang, pepaya, mangga yang sudah masak, kentang, wortel untuk mengganti mineral tubuh yang hilang karena diare. Lebih baik kalau sayuran/buah yang keras dilunakkan dulu. Contoh kentang rebus tumbuk dan sayuran rebus.
  • makanan berkuah seperti sop/kaldu ayam.
  • makanan manis-manis  seperti kue-kue tradisional untuk meningkatkan asupan kalori.

Ketika anda mengalami diare yang berat

Cobalah untuk mengurangi makanan berikut ini:

  • Terlalu pedas seperti sambal goreng.
  • Sangat panas atau dingin.
  • Makanan berlemak seperti gorengan, mentega, margarin, berbumbu kacang seperti gado-gado, pecel atau sate sapi/ayam.
  • Makanan mengandung SERAT TAK LARUT, seperti jagung, biji-bijian contoh kuaci, kuaci biji matahari dan kulit buah-buahan.

Makanan tersebut diatas mungkin tidak dapat ditoleransi dengan baik oleh beberapa orang. Jadi anda harus menyesuaikan jumlah asupan makanan tersebut sesuai dengan gejala anda.

Hindari minuman berikut:

  • kopi, minuman bersoda atau beralkohol.
  • jus buah dalam jumlah yang besar. Encerkanlah dengan menambahkan air ke dalam jus anda.
  • Jika anda mengalami diare setelah minum susu sapi dalam jumlah yang banyak, cobalah susu kedelai atau amati apakah susu sapi yang hangat atau yoghurt lebih baik ditoleransi.

Hal-hal penting yang perlu anda ingat adalah :

  • Diare adalah masalah yang sering terjadi pada ODHA.
  • Akibat yang paling berat dari diare adalah DEHIDRASI (hilangnya cairan).
  • Pisang merupakan salah satu pilihan makanan yang baik ketika anda diare. Selain mudah dicerna, pisang juga mengandung zat mineral yang hilang ketika diare.
  • Jika diare anda tidak membaik dengan perubahan makanan, cobalah minum 1 tablet loperamid setiap kali anda buang air besar yang cair (jangan lebih dari 8 tablet/hari).
  • Ketika diare berkurang, coba kembali ke pola makan seimbang secara bertahap.
  • Mintalah pertolongan dokter jika: diare anda berlangsung lebih dari 3 hari, ditemukan adanya darah dalam tinja dan anda mengalami muntah-muntah berat

Semoga bermanfaat, Salam Gizi

Sumber : Prof. DR. dr. Nurpudji Astuti, SpGk dan Sitti Fatimah, DCN, M.Kes (2007) Lefleat diit ODHA RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar (didesain ulang oleh Manjilala). Aus Aid, IHCPC program dan RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Makassar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 29 November 2011 by in ODHA and tagged .

LINK KE SIGIZI

%d bloggers like this: