GIZIMU

Penelusuran Referensi Pangan dan Gizi

ODHA-Tips Mengatasi Mual dan Muntah Pada ODHA


Mual dan muntah pada ODHA, bisa disebabkan oleh efek samping obat yang diminum, rasa cemas berlebihan, stres atau dapat merupakan gejala awal dari berbagai macam penyakit yang lebih serius seperti infeksi pada saluran pencernaan.

Penyebab utama dari mual dan muntah adalah :

  • Infeksi atau penyakit lain
  • Efek samping obat-obatan
  • Rasa cemas
  • Stres
  • Keracunan makanan
  • Rasa lapar

Muntah-muntah yang berat dapat menyebabkan dehidrasi, jadi sangatlah penting untuk minum cairan sedikit-sedikit dan sesering mungkin. Oleh karena itu jika rasa mual anda merupakan efek samping dari obat yang diminum, konsultasikan ke dokter tentang waktu dan cara meminum obat tersebut.

Hal-hal yang dapat ODHA lakukan ketika mengalami mual dan muntah adalah :

  • Makan dalam porsi kecil tapi sering. Termasuk camilan diantara makanan utama. Lebih baik makan 6 porsi kecil daripada 2-3 porsi yang lebih besar.
  • Jika muntah-muntah, minumlah sesering mungkin air/jus/teh/sup secara sedikit-sedikit sepanjang hari untuk menghindari kekurangan cairan tubuh.
  • Hindari minum saat makan. Usahakan minum ½ jam sebelum atau sehabis makan.
  • Makan dan minum perlahan-lahan.
  • Usahakan duduk tegak ketika makan.
  • Coba untuk tidak berbaring sampai kira kira 1-2 jam setelah makan. Biarkan makanan anda tercerna  betul sebelum tiduran.
  • Minta seseorang untuk menyiapkan makanan atau pilih makanan yang cepat dan mudah dibuat. Terkadang aroma makanan yang kita masak membuat rasa mual bertambah.
  • Ketika merasa lebih baik penting untuk kembali ke pola makan seimbang secepatnya untuk mengembalikan zat gizi yang hilang.

ODHA juga bisa mencoba makanan dan minum dibawah ini :

  • Makanan yang garing/kering seperti roti kering atau panggang, biskuit asin, keripik singkong atau kentang.
  • Makanan dingin atau yang disimpan pada suhu ruangan. Contohnya es krim, puding buah, es cingcau dingin, es batu terbuat dari jus buah atau sirup.
  • Makanan lunak dan cair yang mungkin lebih mudah ditoleransi. Contohnya bubur ayam, sup ayam, agar-agar atau sirup.
  • Makanan berasa asam atau asin seperti jeruk, mangga muda, manisan jeruk, permen rasa asam, sayur asam, asinan atau cah sayur asin dengan tauge.
  • Wedang jahe, teh jahe atau teh dengan lemon. Minumlah disaat anda merasa mual.

Kurangi makanan berikut:

  • Makanan yang terlalu berlemak seperti gorengan, sosis, bumbu kacang, makanan bersantan seperti gulai.
  • Makanan beraroma tajam seperti makanan yang terlalu berbumbu, ikan asin, terasi, dan lain-lain.

Beberapa tips tambahan

  • Minum obat anti mual ½ jam sebelum makan contoh metoklopramid (Primperan).
  • Berkumur-kumur atau minum teh jahe sedikit-sedikit sebelum makan.
  • Makanlah dalam keadaan tenang, tidak terburu-buru.
  • Buat suasana yang menyenangkan disaat makan. Meja makan dan ruangan yang bersih akan membuat anda merasa lebih nyaman menikmati makanan anda.
  • Makan di luar rumah dengan udara segar.
  • Makanlah paling banyak disaat anda merasa paling baik.

Beberapa hal yang penting anda ingat adalah :

  • Perut yang kosong akan membuat anda merasa mual. Ketika rasa mual jadi masalah, makanlah dalam porsi kecil dan sering.
  • Jika makanan yang padat tidak dapat ditoleransi dengan baik, coba makanan yang lunak, cair atau minuman tinggi kalori seperti susu atau susu kedelai.
  • Saat muntah-muntah, jangan paksa memasukkan makanan padat bila anda tidak dapat memakannya. Pastikan anda minum cukup cairan seperti teh atau air hangat atau makan sup yang hangat  untuk mencegah kekurangan cairan.
  • Setelah mereda, cobalah ngemil sesuatu yang asin seperti keripik, roti panggang, dilanjutkan dengan peningkatan asupan makanan secara bertahap.

Jika anda merasakan rasa mual terus menerus atau muntah-muntah berkepanjangan segeralah pergi ke dokter untuk meminta pertolongan.

Semoga bermanfaat, Salam Gizi.

Sumber : Prof. DR. dr. Nurpudji Astuti, SpGk dan Sitti Fatimah, DCN, M.Kes (2007) Lefleat diit ODHA RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar (didesain ulang oleh Manjilala). Aus Aid, IHCPC program dan RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Makassar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 30 November 2011 by in ODHA and tagged .

LINK KE SIGIZI

%d bloggers like this: