GIZIMU

Penelusuran Referensi Pangan dan Gizi

Lima Langkah agar Makanan Aman Dikonsumsi


Di Amerika Serikat, satu dari 6 orang penduduk yang sakit disebabkan karena keracunanan makanan. Kondisi ini menjadi malah yang serius karena semakin banyak orang yang mengalaminya.

Keracunan makanan telah menyebabkan lebih dari 100 ribu penduduk Amerika di rawat di RS setiap tahunnya, dan hal tersebut bisa menyebabkan efek jangka panjang terhadap kesehatan.

Bagaimana dengan Indonesia?

Jumlah kasus keracunan makanan di Indonesia juga tergolong tinggi, beberapa kasus yang di muat di Media Nasional dalam kurun tahun 2011, antara lain :

  • Keracunan sejumlah atlit SEA games di Jakarta beberapa waktu lalu
  • 50 anggota FPI di Jakarta
  • 2 CPNS peserta prajabatan di Majene, Sulawesi Barat
  • 22 CPNS peserta prajabatan di Bandung
  • 119 warga Tanjung Priok, Jakarta Utara
  • 82 siswa di Surabaya
  • 40 warga di Tangerang
  • 20 orang di salah satu hotel di Jakarta

Masih banyak lagi kasus-kasus serupa yang disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi dan tidak terpublikasi di Media. Efek dari keracunan tidak hanya mual dan muntah saja akan tetapi bisa menyebabkan kematian.

Bagaimana mencegahnya?

Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah mengeluarkan langkah-langkah pencegahan untuk mencegah terjadinya keracunan, langkah tersebut dikenal dengan istilah 5 keys atau 5 langkah untuk memastikan makanan anda aman di konsumsi, yaitu jaga agar tetap bersih, pisahkan makanan mentah dan makanan yang sudah dimasak, masaklah dengan tepat, simpan makanan pada temperatur yang tepat dan gunakan air dan bahan makanan yang aman.

5 Langkah mencegah keracunan makanan

1. Jaga makanan agar tetap bersih

Sebagian besar mikroorganisme yang menyebabkan penyakit dan mikroorganisme berbahaya dapat ditemukan pada tanah, air, hewan dan manusia. Mikroorganisme tersebut dibawa melalui tangan, kain lap dan alat-alat dapur, khususnya talenan dan di transfer ke makanan sehingga menyebabkan penyakit atau keracunan. Langkah-langkah yang dapat anda lakukan antara lain :

  • Cuci tangan dengan tepat sebelum menangani makanan dan sesering mungkin selama proses persiapan makanan
  • Cuci tangan anda setelah keluar dari toilet
  • Cuci dan bersihkan semua permukaan alat-alat dapur yang digunakan dalam persiapan makanan
  • Lindungi dapur dan makanan dari serangga, hama dan binatang lainnya.

2. Pisahkan makanan mentah dan makanan yang sudah dimasak

Makanan mentah, khususnya daging, unggas dan makanan laut dapat mengandung mikroorganisme berbahaya yang mungkin dapat di transfer melalui makanan selama proses persiapan dan penyimpanan. Langkah-langkah yang dapat anda lakukan antara lain :

  • Pisahkan daging mentah, unggas dan makanan laut dari makanan lainnya
  • Gunakan alat yang terpisah misalnya pisasu atau talenan dalam mengolah bahan mentah
  • Simpan makanan dalam sebuah wadah untuk menghindari kontak antara makanan mentah dengan makanan yang siap santap atau setengah matang.

3. Masaklah dengan tepat

Proses memasak makanan yang gtepat dapat membuh hampir semua mikroorganisme berbahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memasak makanan pada suhu 70 derajat celsius dapat menolong untuk memastikan bahwa makanan tersebut aman dikonsumsi, khususnya makanan yang membutuhkan perhatian khusus seperti daging cincang, daging panggang digulung, dan unggas utuh. Langkah-langkah yang dapat anda lakukan antara lain :

  • Masak makanan dengan tepat, khususnya daging, unggas telur dan makanan laut
  • Pastikan makanan seperti sup, semur daging dan makanan berkuah lainnya dimasak sampai suhu 70 derajat celsius.
  • Panaskan makanan siap santap dengan tepat

4. Simpan makanan pada temperatur yang tepat

Mikroorganisme dapat berkembang biak sangat cepat jika makanan disimpan di suhu ruang, dengan penanganan yang tepat seperti penyimpanan pada suhu dibawah 5 derajat celsius atai diata 60 derajat celsius, maka pertumbuhan mikroorganisme dapat ditekan secara perlahan, meskipun beberapa diantaranya masih dapat hidup dibawah suhu 5 derajat celsius. Langkah-langkah yang dapat anda lakukan antara lain :

  • Jangan simpan makanan yang sudah dimasak pada suhu ruang lebih dari 2 jam
  • Simpan makanan yang sudah dimasak dan makanan yang mudah membusuk di refrigerator (suhu <5 derata celsius)
  • Hangat makanan (suhu >60 derajat celsius) yang disimpan sebelum disajikan
  • Jangan menyimpan makanan dalam jangka waktu yang lama meskipun di refrigerator
  • Jangan mencairkan makanan yang beku pada suhu ruang

5. Gunakan air dan bahan makanan yang aman.

Bahan mentah, termasuk air dan es, mungkin sudah terkontaminasi dengan mikroorganisme berbahaya dan bahan kimia. Bahan kimia beracun dapat terbentuk dari makanan yang rusak dan berjamur. Mencuci dan mengupas sebelum di olah merupakan langkah yang mudah untuk mengurangi risiko kontaminan. Langkah-langkah yang dapat anda lakukan antara lain :

  • Gunakan air bersih dan aman
  • Pilih bahan makanan yang segar
  • Pilih makanan olahan yang aman, misalnya susu yang sudah di pasteurisasi
  • Cuci buah dan sayur, khususnya jika sayur atau buah yang siap santap
  • Jangan gunakan makanan yang sudah kadaluarsa.

Semoga bermanfaat, mari jaga makanan yang anda konsumsi agar aman dan sehat.

Download Pedoman lengkap disini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 16 December 2011 by in ARTIKEL, Food and tagged .

LINK KE SIGIZI

%d bloggers like this: