GIZIMU

Penelusuran Referensi Pangan dan Gizi

Ikatan Sarjana Gizi (ISAGI), Harapan Baru Penggiat Gizi


Ikatan Sarjana Gizi (ISAGI) UNHAS, baru saja terbentuk, tepatnya tanggal 10 Desember 2011 di Hotel Grand Clarion Makassar. Acara ini, tidak hanya dihadiri oleh alumni Prodi Gizi UNHAS, akan tetapi juga didukung oleh  Dekan FKM UNHAS, staf dan pengelola Prodi Gizi dan sesepuh gizi UNHAS.

Pada kegiatan tersebut, ditandatangani piagam Deklarasi Ikatan Sarjana Gizi (ISAGI) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, dengan isi sebagai berikut : Kami, para Sarjana Gizi di Sulawesi Selatan, sepakat untuk bersatu dan bergerak bersama demi:

  1. Memberikan kontribusi positif dalam pembangunan Indonesia khususnya di dalam sektor kesehatan dan Gizi dengan mengedepankan sikap kritis, rasional, demokratis, dan proaktif dalam menghadapi segala permasalahan, sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas keilmuan sebagai seorang Sarjana Gizi
  2. Menggali, mengembangkan dan mengamalkan ilmu gizi untuk pembangunan bangsa dalam segala aspeknya
  3. Membangun kebersamaan, mempererat interaksi, memberikan informasi dan advokasi bagi sarjana gizi dan para mahasiswa gizi
  4. Membangun hubungan dan kerjasama konstruktif dengan berbagai elemen masyarakat yang sesuai dengan nilai luhur bangsa Indonesia dengan tetap mempertahankan independensi.

Momentum deklarasi ini sangat tepat, karena dilaksanakan sekitar 1 (satu) bulan sebelum perayaan Hari Gizi Nasional Tahun 2012. Keberadaan ISAGI UNHAS menambah jumlah organisasi yang bergerak di bidang gizi, yang sebelumnya ada  PERGIZI PANGAN, PERSAGI, ASDI, dll. Sebagai organisasi baru, ISAGI harus mampu menunjukkan bahwa mereka punya karakter sendiri dalam pergerakan mereka, agar apa yang telah disepakati di atas bisa diwujudkan dan menghindari atau bahkan menghilangkan kesan saling bersaing dengan pendahulu mereka.

Harapan Seorang Sarjana Gizi

Sebagai salah seorang sarjana gizi, secara tidak langsung, saya memiliki tanggungjawab untuk ikut membesarkan organisasi ini, meskipun saya tidak terlibat langsung dalam proses pembentukan organisasi ini. Oleh karena itu lewat tulisan ini saya akan mencoba menguraikan harapan saya terhadap organisasi ini, antara lain :

  1. Berdasarkan kesepakatan ISAGI poin 1 dan 2 di atas, maka organisasi ini harus memiliki roadmap yang terukur, tidak sekedar Visi dan Misi yang abstrak, agar aktifitas ISAGI lebih terarah. Keberadaan roadmap menunjukkan bahwa organisasi ini akan dikelola secara baik dan profesional, bukan sekedar ajang tempat ngumpul-ngumpul dan melaksanakan kegiatan atau program kerja secara parsial, insidentil dan sesuai dengan trend yang ada. Aktifitas berjalan atas dasar sebuah kajian yang mendalam yang telah dituangkan dalam roadmap
  2. Sebelum menyusun roadmap, maka ISAGI perlu melakukan pemetaan masalah gizi di Sulawesi Selatan, pemetaan ini sangat penting karena setiap wilayah memiliki karakteristik yang berbeda. Poin yang penting pada bagian ini adalah ISAGI paling tidak harus memiliki database tentang kekuatan atau sumber daya yang dimiliki sebuah wilayah dan apa yang kurang, sehingga ketika mendrive sebuah agenda aksi akan lebih efektif, efisien dan tepat sasaran. Pusat Studi Pangan, Gizi dan Kesehatan UNHAS, merupakan salah satu contoh lembaga yang berhasil menyusun dan menjalankan roadmap yg baik dan hasilnya bisa kita lihat sekarang. Ketika anda bicara tentang gizi, apakah itu level, regional atau Nasional, anda tidak bisa melewatkan peran PSGK UNHAS begitu saja. Harapan saya ISAGI bisa mengikuti jejak kesuksesan lembaga ini.
  3. Saran saya, ISAGI sebaiknya memfokuskan diri pada bidang kajian 1000 hari pertama kehidupan manusia (baca disini). Karena sebagian besar aktifitas gizi yang ada cenderung parsial, misalnya hanya fokus pada balita saja, hanya fokus pada ASI saja atau MP-ASI saja, atau pada umur-umur tertentu saja, padahal 1000 hari pertama merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
  4. Upgrading secara rutin dibutuhkkan untuk mencapai poin kesepakantan nomor 3. Upgrading ini dilaksanakan paling tidak rutin 2 kali setahun, pelaksanaan kegiatan tidak harus terpusat di Makassar, akan tetapi bisa dilaksanakan di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan, misalnya di Pare-Pare, Palopo, Bulukumba, dll.
  5. ISAGI harus rajin mengikuti event-event Nasional dan Internasional diundang atau tidak diundang harus mencari peluang untuk berartisipasi, hal ini penting untuk menunjukkan eksistensi ISAGI.
  6. Khusus untuk poin nomor 4, ISAGI harus mampu menciptkan “link” antara keilmuan gizi dengan masyarakat. Banyak penelitian-penelitian gizi hanya berakhir di perpustakaan, dan lagi-lagi masyarakat hanya menjadi “kelinci percobaan”, tanpa ada manfaat yang mereka terima. Pada kasus ini ISAGI harus mampu menciptakan link antara hasil penelitian gizi tersebut dengan program kerja atau agenda aksi ke masyarakat, apakah dalam bentuk pendampingan ke masyarakat atau melakukan advokasi ke pengambil kebijakan sehingga menjadi satu kesatuan dengan program pemerintah.
  7. Terakhir adalah, ISAGI harus memutuskan dari awal pola kerja yang akan dianut, apakah menggunakan pendekatan LSM atau akademik atau gabungan keduanya, yang jelas ISAGI harus bisa memberi manfaat sebesar-besarnya buat masyarakat dan tidak hanya bermain pada tataran kebijakan.

Uraian di atas adalah harapan seorang sarjana gizi, yang rindu akan keberadaan organisasi gizi yang lebih merakyat, tidak hanya diperhitungkan oleh pengambil kebijakan tetapi juga populer dan menjadi rujukan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Saya yakin ISAGI mampu, dengan sumberdaya dan networking yang dimiliki ia akan menjelmah menjadi sebuah organisasi yang diperhitungkan, mengikuti pendahulu-pendahulu mereka.

Selamat berjuang saudaraku, saya akan selalu ada untuk kalian, Salam Gizi.

One comment on “Ikatan Sarjana Gizi (ISAGI), Harapan Baru Penggiat Gizi

  1. Akmal Nasution
    31 December 2011

    Kok kita-kita nda ada pemberitahuannya ya..???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 30 December 2011 by in ARTIKEL, Diary and tagged .

LINK KE SIGIZI

%d bloggers like this: