GIZIMU

Penelusuran Referensi Pangan dan Gizi

Ramai-Ramai “Less/Low Sugar and Fat”


Gizimu[dot]com | Perkembangan dunia teknologi pangan terus meningkat, seiring dengan ditemukannya berbagai macam teknologi baru yang memudahkan para industri pangan utuk membuat aneka macam produk makanan, tentu saja tujuannya agar penduduk dunia memiliki banyak alternative makanan yang bisa dikonsumsi.

Disisi lain masyarakat dunia saat ini, tidak hanya mengalami satu macam masalah gizi dan kesehatan akan tetapi 2 (dua) sekaligus, yang biasanya disebut dengan istilah “Double Burden”, pada satu sisi sekelompok masyarakat mengalami kekurangan gizi dan pada sisi lainnya sekelompok masyarakat juga mengalami kelebihan gizi. Kedua masalah tersebut.

Produk pangan industri menjadi salah satu “kambing hitam” terhadap munculnya masalah gizi lebih, mengapa tidak, hampir semua produk yang dihasilkan mengandung kadar gula dan lemak yang tinggi. Tingginya kadar gula dan lemak pada produk pangan industri inilah yang berkontribusi paling besar terhadap kejadian gizi lebih pada masyarakat dunia.

RAMAI-RAMAI “LESS/LOW SUGAR”

Saat ini muncul kesadaran pelaku industri pangan untuk membantu mengatasi masalah gizi lebih dengan menciptakan produk-produk pangan yang lebih “pro-Kesehatan Masyarakat”. Kesadaran ini tidak hanya dialami oleh industri pangan lokal, akan ttapi fenomena ini sudah menglobal.

Produk-produk tersebut diberi label “Less/Low Sugar”. Terdapat 2 (dua) manfaat yang bisa anda dapatkan, yaitu : 1) produk pangan tidak lagi mengandung banyak gula yang dapat meningkatkan asupan glukosa anda dan berdampak negatif terhadap berat badan anda. 2) paling tidak berkurang lagi 1 (satu) item bahan tambahan makanan sintetik pada setiap makanan/minuman yang anda konsumsi, karena biasanya produk pangan menggunakan siklamat atau sakarin pada produk mereka, meskipun jumlahnya masih dalam batas normal pada setiap produk, tapi kalau anda mengonsumsinya dalam frekuensi sering dan item yang banyak dalam satu hari, pasti akan melewati ambang batas yang dianjurkan. Produk pangan yang biasa menggunakan klaim “Less/Low Sugar” adalah produk minuman seperti teh dan minuman sari buah.

RAMAI-RAMAI “LESS/LOW FAT”

Tidak hanya gula yang mereka kurangi, akan tetapi kandungan lemak juga mengalami kondisi yang sama. Produk susu biasanya paling banyak memiliki klaim “Less/Low Fat”. Banyak masyarakat yang ingin mengonsumsi produk susu tetapi takut gemuk. Keberadaan produk “Less/Low Fat”, paling tidak bisa menjawab kekhawatiran tersebut.

HARAPANKU

Saudaraku, sebagai penggiat gizi, fenomena ini cukup menggembirakan, karena paling tidak masyarakat memiliki pilihan makanan yang lebi variatif untuk menunjang kesehatan mereka. Akan tetapi masih terdapat 1 (satu) item yang perlu mendapat perhatian, yaitu “Low/Less Sodium/Natrium”, Item ini tidak kalah berbahayanya dengan gula dan lemak.

Semoga saja, pemerhati gizi dan pelaku industri pangan bisa menemukan jalan keluar untuk menciptakan sebuah produk yang lebih berkualitas, berkualitas dalam artian “Less/Low Sugar, Fat dan Sodium”.

Semoga bermanfaat, salam Gizi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 11 February 2012 by in ARTIKEL, Diary, Food and tagged .

LINK KE SIGIZI

%d bloggers like this: