GIZIMU

Penelusuran Referensi Pangan dan Gizi

Titik Macet Maros-Daya


Gizimu[dot]com | Teringat sebuah lagu, “….macet lagi macet lagi, gara-gara si komo lewat….”. Sudah hampir dua pekan saya menempuh perjalanan Daya-Maros pulang pergi, hampir setiap sore menjelang magrib saya pulang ke daya dari Maros. Ada pemandangan menarik setiap perjalanan pulang saya, yaitu Macet dan Macet Lagi. Beberapa titik macet mulai dari Maros Kota sampai di Daya, antara lain :

Perempatan Maros Kota, penyebab macet

  • Tidak ada petugas yang mengatur lalu lintas
  • Lampu trafic light tidak berfungsi
  • Tidak ada yang mau mengalah memberi jalan ke pengendara lain
  • Siswa SMP 1 Maros pulang sekolah dan banyak pete-pete yang ngetem di tengah jalan

Jalangkote 189 dan sekitarnya, penyebab macet

  • Banyak kendaraan yang singgah untuk membeli berbagai macam makanan jajanan dan menggunakan bahu jalan sebagai area parkir
  • Kurangnya petugas yang membantu mengatur jalur lalu lintas

Perempatan Jl. Garuda – STAI DDI, penyebab macet

  • Tidak ada trafick light
  • Kendaraan dari arah Jl. Garuda yang harus memotong jalan
  • Sekitar 100 meter dari perempatan terdapat jembatan timbang, yang menyebabkan antrian truk besar berbelok ke arah kanan jalan memasuki jembatan timbang

Pertigaan pasar Batanggase, penyebab macet

  • Kendaraan harus melambat karena memberi jalan kendaraan yang mau masuk ke arah kariango, begitu pula sebaliknya
  • Minimnya petugas yang berjaga pada sore hari

Perbatasan Kab. Maros – Kota Makassar, penyebab macet

  • Kendaraan yang mengarah ke bandara, sekitar 500 meter dari batas kota
  • Trafick light dari arah kota Makassar tidak berfungsi, sehingga membuat beberapa pengendara menggunakan insting mereka.
  • Petugas yang mengatur arus lalu lintas sangat kurang meskipun di sudut perempatan yerdapat pos polisi.

Pertigaan Asrama Haji Sudiang, penyebab macet

  • Tidak terdapat trafick light
  • Kendaraan yang keluar masuk ke dan dari asrama haji sudiang
  • Petugas yang berjaga tidak ada

Perempatan Daya (Patung Ayam), penyebab macet

  • Pasar lama, banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan, sehingga jalan ke arah Paccerakkang tersendat.
  • Petugas sepertinya sudah lelah mengatur pengguna kendaraan yang tidak mau ditertibkan, heheheh……

Jadi saudaraku, jika anda bermaksud melakukan perjalanan dari Maros ke Daya atau sebaliknya, sebaiknya menghindari waktu-waktu menjelang magrib, sebaiknya anda berangkat lebih awal seitar pukul 3 atau 4 sore, jika tetap harus menempuh perjalanan pada waktu tersebut, maka beberapa hal yang perlu anda persiapkan adalah :

  • Siapkan mental dan fisik anda, karena dibutuhkan konsentrasi tingkat tinggi menghadapi situasi tersebut.
  • Pastikan stok bensin pada kendaraan anda lebih dari cukup
  • Jika anda mengendarai mobil sebaiknya menyediakan air putih yang cukup, unduk menghindari dehidrasi, serta makanan cemilan yang padat energi seperti Putu Kacang, Baruasa, dll.
  • Jika anda mengendarai motor, sebaiknya sebelum berangkat, minum lah air putih yang cukup, untuk menghindari dehidrasi, siapkan permen yang manis di saku.
  • Jangan ngebut, kendaralah kendaraan anda dengan bijak tanpa harus ugal-ugalan, bukankah keselamatan lebih penting daripada segalanya.

Saudaraku,  semoga bermanfaat, #hati-hati di jalan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 12 February 2012 by in ARTIKEL, Diary and tagged .

LINK KE SIGIZI

%d bloggers like this: