GIZIMU

Penelusuran Referensi Pangan dan Gizi

Skala Pengukuran Variabel


Gizimu[dot]com | Sebelum kita membahas tentang jenis-jenis skala pengkuran variabel, maka terlebih dahulu kita harus mengetahui pengertian dari skala pengukuran variabel tersebut.

Pengertian

Skala dapat didefenisikan sebagai sebuah tanda atau simbol yang digunakan sebagai standar acuan dalam sebuah pengukuran, sedangkan variabel ialah karakteristik dari sebuah objek yang dapat diamati. Skala dan variabel saling berhubungan satu sama lain, akan tetapi kadang kala skala bukanlah bagian dari variabel akan tetapi merupakan defenisi operasional dari sebuah variabel. banyak variabel yang sudah memiliki nilai atau kategori yang baku, akan tetapi beberapa variabel harus ditentukan sendiri oleh peneliti (nilaia atau kategorinya).

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Variabel

Skala Nominal

Fungsi bilangan pada skala nominal hanya sebagai simbol untuk mmembedakan karakteristik satu dengan lainnya. Ciri-ciri skala nominal, antara lain : tidak terdapat bilangan pecahan/desimal, angka hanya sebagai label bukan sebuah urutan atau rangkin, tidak mempunyai angka nol mutlak dan biasanya menggunakan analisis statistik non parametrik. Berikut beberapa contoh data nominal.

  • Suku : 1=Makassar, 2=Bugis, 3=Mandar, 4=Toraja
  • Jenis kelamin : 1=Laki-laki, 2=Perempuan
  • Agama : 1=Islam, 2=Kriten, 3=Hindu, 4=Budha, 5=Konghuchu
  • Tingkat pendidikan : 1=SD, 2=SMP, 3=SMU, 4=Perguruan tinggi
  • Pekerjaan : 1=PNS, 2=TNI/POLRI, 3= Wirausaha, 4=Pegawai swasta, 5=Ibu rumah tangga, 6=Tidak bekerja

Skala Ordinal

Dari namanya saja sudah bisa ditebak, bahwa data skala nominal didasarkan pada order sebuah data atau urutan sebuah data dari posisi yang paling tinggi ke yang terendah dan sebaliknya. Data ordinal biasanya menggunakan analisis statistik non parametrik. Berikut beberapa contoh data ordinal.

  • Status gizi : 1=Kurus, 2=Kurang, 3=Baik, 4=Gemuk
  • Aktivitas fisik : 1=Ringan, 2=Sedang, 3=Berat
  • Status sosial : 1=Miskin, 2=Sederhana, 3=Kaya

Skala Interval

Skala interval merupakan skala yang menunjukkan interval atau jarak antara satu data dengan data lainnya, dimana kedua data tersebut memiliki bobot yang sama. Biasanya data interval menggunakan analsisi statistik parametrik. Berikut beberapa contoh data interval.

  • Skor hasil ujian
  • Waktu : menit, detik, bulan, tahun
  • Temperatur atau suhu
  • Skor tingkat pengetahuan gizi : 1=10-8, 2=7-5, 3=4-2, 4=0-1

Skala rasio

Sakal rasio merupakan skala yang memiliki nilai nol mutlak serta memiliki jarak yang sama, misalnya angka berat badan seseorang, tinggi badan, nilai ujian, dll. Analisis statistik yang biasa digunakan ialah uji parametrik.

Semoga bermanfaat, Salam Gizi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 13 February 2012 by in ARTIKEL and tagged .

LINK KE SIGIZI

%d bloggers like this: